Pada Kamis, 22 Januari 2026, tim Koperasi Maju berkunjung ke salah satu anggota yang menjalankan bisnis jual boneka, yaitu Bapak Njo Hendrik Wijaya. Usaha ini berlokasi di Gedung Asemka 5 Blok G, Taman Sari, Jakarta Barat, salah satu kawasan perdagangan yang cukup dikenal di Jakarta.
Kunjungan ini dilakukan untuk menggali perkembangan usaha yang telah dijalankan sejak tahun 2015 sekaligus membuka ruang diskusi mengenai peluang dukungan dan kolaborasi yang dapat membantu bisnis tersebut terus berkembang.
Baca juga: Saat Loyalitas Jadi Kekuatan untuk Bertumbuh
Perjalanan Usaha Sejak 2015
Dalam pertemuan ini, Bapak Hendrik berbagi cerita mengenai perjalanan bisnisnya yang telah berjalan selama kurang lebih satu dekade. Sejak berdiri pada tahun 2015, usaha penjualan boneka ini telah melalui berbagai fase perkembangan.
Ada masa ketika permintaan pasar cukup tinggi dan penjualan berjalan ramai. Namun seperti banyak bisnis lainnya, ada pula periode ketika performa usaha mengalami penurunan.
Perjalanan ini menjadi gambaran nyata bahwa dunia usaha selalu bergerak dinamis. Perubahan tren pasar, kondisi ekonomi, hingga pola konsumsi pelanggan dapat memengaruhi performa bisnis dari waktu ke waktu.
Tantangan Penjualan di Platform Online
Untuk memperluas pasar, Bapak Hendrik juga mengembangkan penjualan melalui toko online. Strategi ini sempat memberikan peningkatan penjualan pada awalnya karena produk dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Namun seiring berjalannya waktu, performa penjualan secara online juga mengalami penurunan. Menurut beliau, hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang cukup menantang.
“Seiring berjalannya waktu, kami menghadapi beberapa tantangan seperti konsistensi performa, algoritma platform, hingga akhirnya penjualan perlahan menurun,” ujar Bapak Hendrik kepada tim Koperasi Maju. Hal ini menunjukkan bahwa strategi digital juga memerlukan pengelolaan yang konsisten dan adaptif.
Kendala Produksi Boneka Custom
Selain tantangan di sisi pemasaran, kendala juga muncul dari sisi produksi, khususnya dalam kerja sama dengan produsen boneka custom. Beberapa pesanan yang dibuat tidak sesuai dengan kesepakatan awal, bahkan ada yang tidak terealisasi.
Situasi seperti ini tentu berdampak pada kualitas produk dan kepercayaan pelanggan. Bagi usaha yang mengandalkan produk custom, konsistensi kualitas produksi menjadi faktor yang sangat penting.
Dari diskusi tersebut, terlihat kebutuhan akan mitra produksi yang profesional dan dapat dipercaya, sehingga standar kualitas dan desain produk dapat terjaga secara konsisten.
Membuka Ruang Kolaborasi Antar Anggota
Melihat tantangan yang dihadapi, tim Koperasi Maju mengusulkan langkah kolaborasi antaranggota. Salah satu yang diusulkan adalah mempertemukan Bapak Hendrik dengan anggota lain yang berpengalaman dalam mengelola toko online, yaitu Bapak Adhitya Chandra.
Melalui pertemuan ini diharapkan terjadi pertukaran pengalaman dan insight, khususnya mengenai strategi pengelolaan toko online dan optimasi penjualan digital.
Pendekatan kolaboratif seperti ini menjadi salah satu kekuatan koperasi, di mana anggota tidak hanya mendapatkan layanan, tetapi juga saling berbagi pengalaman dan solusi.
Dukungan Pemasaran Melalui E-Catalog
Sebagai langkah lanjutan dari kunjungan ini, produk milik Bapak Hendrik juga didata untuk dimasukkan ke dalam e-catalog Koperasi Maju. Inisiatif ini bertujuan untuk membantu memperluas jangkauan pemasaran produk anggota.
Dengan adanya e-catalog, produk anggota dapat lebih mudah dikenalkan kepada jaringan yang lebih luas. Hal ini juga membuka peluang kerja sama baru dengan berbagai pihak.
Langkah ini menjadi salah satu bentuk dukungan nyata dari Koperasi Maju dalam membantu meningkatkan visibilitas produk dan memperkuat ekosistem usaha antar anggota.
Kunjungan ke usaha boneka milik Bapak Njo Hendrik Wijaya menunjukkan bahwa perjalanan bisnis tidak selalu berjalan mulus. Setiap usaha pasti menghadapi tantangan yang menuntut ketekunan, adaptasi, dan keberanian untuk terus mencari solusi.
Melalui diskusi yang terbuka, berbagai tantangan yang dihadapi dapat diidentifikasi sekaligus dicarikan peluang perbaikan. Dari penguatan strategi penjualan online hingga pencarian mitra produksi yang lebih profesional, semua menjadi bagian dari proses bertumbuh.
Bagi Koperasi Maju, setiap kunjungan bukan hanya tentang mendengar cerita, tetapi juga membuka jalan menuju solusi, kolaborasi, dan peluang baru bagi para anggotanya. Untuk mengikuti cerita inspiratif anggota lainnya serta berbagai kegiatan Koperasi Maju, jangan lupa mengikuti Instagram resmi di @koperasimaju.
