Skip to content

Koperasi Maju

Home » Berita Koperasi Maju » Pelajaran Penting Ikut Bazar di Gedung SMESCO Berdasarkan Pengalaman Anggota Koperasi Maju

Pelajaran Penting Ikut Bazar di Gedung SMESCO Berdasarkan Pengalaman Anggota Koperasi Maju

  • by
Anggota Koperasi yang ikut bazar di SMESCO dan tim Koperasi Maju.

Pada Senin, 2 Februari 2026, Koperasi Maju melakukan kunjungan ke kegiatan bazar Imlek yang diselenggarakan di Gedung SMESCO Jakarta. Bazar ini diikuti oleh beberapa anggota Koperasi Maju yang menjalankan usaha di bidang kuliner dan produk minuman.

Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi tim koperasi untuk melihat langsung aktivitas anggota di lapangan sekaligus menggali pengalaman dan pelajaran yang bisa dibagikan kepada anggota lainnya.

Baca Juga: Perjalanan 10 Tahun Bisnis Jual Boneka yang Penuh Lika Liku

Anggota Koperasi Maju yang Berpartisipasi

Dalam bazar tersebut, beberapa anggota Koperasi Maju hadir untuk mempromosikan produk unggulan mereka kepada pengunjung. Di antaranya adalah:

  • Ibu Jelita Puspa Agustin, pemilik usaha Serella Food
  • Ibu Elly, pemilik usaha Els Kitchen
  • Bapak Widjaja Surja Kentjana, pemilik usaha Wisktea

Setiap pelaku usaha membawa produk andalannya masing-masing dengan harapan dapat menjangkau konsumen baru serta memperluas jaringan pemasaran.

Partisipasi dalam bazar seperti ini menjadi peluang bagi UMKM untuk meningkatkan visibilitas produk sekaligus mendapatkan masukan langsung dari konsumen.

Cara Masuk ke Bazar Skala Besar

Dari diskusi dengan para anggota yang mengikuti bazar, muncul beberapa insight penting mengenai proses mengikuti pameran atau bazar berskala besar seperti di Gedung SMESCO.

Salah satu hal yang cukup membantu adalah menjadi UMKM binaan Kementerian UMKM. Status ini sering kali membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mendapatkan informasi dan kesempatan mengikuti berbagai pameran resmi.

Selain itu, anggota juga menekankan pentingnya aktif dalam komunitas dan jejaring usaha. Dengan berada di dalam komunitas, informasi mengenai kegiatan bazar, pameran, atau program pengembangan usaha akan lebih mudah didapatkan.

Semakin luas jaringan yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk mengikuti kegiatan promosi skala nasional.

Peluang Distribusi Melalui Sistem Konsinyasi

Menariknya, bazar ini tidak hanya diisi oleh pelaku usaha yang membuka stand sendiri. Ada juga produk anggota lain yang ikut dijual melalui sistem konsinyasi.

Salah satu contohnya adalah produk bumbu khas Aceh Shanjay Cook milik Ibu Viviani yang dititipkan untuk dipasarkan di bazar tersebut.

Model distribusi seperti ini membuka peluang baru bagi pelaku usaha yang belum memiliki kesempatan membuka stand sendiri. Melalui kerja sama dengan sesama anggota, produk tetap dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Pendekatan kolaboratif ini menjadi contoh nyata bagaimana anggota koperasi dapat saling mendukung dalam memasarkan produk.

Pengalaman anggota Koperasi Maju mengikuti bazar di Gedung SMESCO memberikan banyak pelajaran berharga. Keikutsertaan dalam bazar tidak hanya tentang menjual produk, tetapi juga tentang membangun relasi, belajar dari pengalaman, dan memperluas jaringan usaha.

Persiapan yang matang, keterlibatan dalam komunitas, serta kolaborasi antar pelaku usaha menjadi faktor penting yang dapat meningkatkan peluang keberhasilan dalam kegiatan bazar.

Melalui pengalaman ini, anggota Koperasi Maju menunjukkan bahwa pertumbuhan usaha tidak hanya bergantung pada produk yang dijual, tetapi juga pada strategi, jejaring, dan semangat kolaborasi. Untuk mengikuti berbagai kegiatan dan cerita inspiratif anggota lainnya, jangan lupa mengikuti Instagram resmi Koperasi Maju di @koperasimaju.