Skip to content

Koperasi Maju

Home » Berita Koperasi Maju » ZEE Collection: Dari Daun dan Bunga Menjadi Karya Bernilai dan Memberdayakan Komunitas

ZEE Collection: Dari Daun dan Bunga Menjadi Karya Bernilai dan Memberdayakan Komunitas

  • by
Owner ZEE Collection, Ibu Riene dan produk-produk yang dijual

Di era ketika industri fashion bergerak cepat dan penuh tren, ada satu usaha yang memilih arah berbeda. Lebih pelan, lebih sadar, dan lebih bermakna.

Itulah ZEE Collection, sebuah brand tekstil berbasis kain motif botani yang tak hanya mengutamakan estetika, tetapi juga mengusung nilai keberlanjutan, kreativitas lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

Ingin mengenal ZEE Collection lebih dekat? Simak cerita lengkapnya di sini!

Baca juga: Koperasi Maju Fasilitasi Pertemuan Nekarabo dan Koperasi Produsen Maju Agro Indonesia

Dari Hobi Fashion Menjadi Brand Tekstil Bernilai Seni

ZEE Collection tidak lahir dari strategi bisnis yang rumit, melainkan dari kecintaan ownernya, Ibu Riene Mahardiani, terhadap fashion dan kerajinan tangan.

Semuanya dimulai dari rumah, melalui eksperimen sederhana menggunakan dedaunan, kulit pohon, bunga, dan unsur alam lain yang kemudian dipindahkan ke media kain.

Proses kreatif ini dikenal sebagai botanical printing, sebuah teknik yang masih jarang ditemukan di industri tekstil Indonesia.

Namun perjalanan tidak selalu mulus. Sebab metode ini tergolong unik dan belum familiar bagi banyak orang. Ibu Riene sempat mengalami tantangan dalam memperkenalkan produknya ke pasar.

Akan tetapi dengan ketekunan, riset, dan keyakinan, produk ZEE Collection mulai mendapat perhatian. Bukan hanya karena motifnya indah, tetapi karena setiap helai kain memiliki cerita, proses, dan sentuhan tangan manusia.

Meraih Pengakuan dan Menjadi Produk Bernilai Sosial

Kini, setelah perjalanan yang penuh proses belajar dan percobaan, ZEE Collection telah dikenal luas melalui berbagai pameran nasional hingga internasional.

Produksi utamanya dilakukan di Purwokerto, Jawa Tengah, bersama kelompok ibu-ibu lokal yang menjadi bagian dari proses produksi.

Lebih dari sekadar mitra kerja, mereka adalah bagian dari ekosistem usaha yang memberikan dampak sosial nyata bagi keluarga dan komunitas.

Melalui model usaha ini, ZEE Collection tidak hanya menciptakan produk fashion, tetapi juga:

  • Memberikan peluang kerja berbasis rumah tangga
  • Menghargai keterampilan handmade
  • Menghidupkan kembali kerajinan berbasis alam yang ramah lingkungan

Menyongsong Masa Depan, Ekspansi dan Kolaborasi

Ke depan, ZEE Collection tidak berhenti hanya pada produk kain. Ibu Riene telah menyiapkan rencana untuk mengembangkan lini produk baru seperti:

  • Syall artisan
  • Tas kecil aksesori
  • Produk tekstil fungsional yang menyasar segmen muda dan middle market

Selain itu, ZEE Collection membuka peluang kolaborasi dengan anggota Koperasi Maju lainnya, baik dari sisi produksi, packaging, promosi, hingga pemasaran bersama.

Bagi Ibu Riene, kolaborasi bukan sekadar strategi bisnis, tetapi cara untuk menciptakan nilai yang lebih luas dan berkelanjutan.

Filososfi di Balik ZEE Collection

Dalam kunjungan, ada satu kalimat yang menjadi inti dari perjalanan brand ini:

Kalau ingin usaha berkembang, jangan cuma kejar keuntungan. Pikirkan juga bagaimana usaha kita bisa berdampak pada orang lain. Karena dari situlah keberlanjutan akan tercipta.

Prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa bisnis bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga kontribusi.